Sinkronisasi

Pada panel ini, terdapat tiga bagian yang dapat Anda gunakan untuk melakukan pengaturan jadwal sinkronisasi pada transaksi penjualan, transfer, dan data pelanggan.

Berikut adalah penjelasannya :

Sync Mode

Anda dapat melakukan pengaturan jadwal sinkronisasi untuk transaksi penjualan yang terjadi dengan pilihan sebagai berikut.

  • Synchronize Real Time : Jika Anda memilih jenis ini, maka sinkronisasi transaksi penjualan akan dilakukan secara real time atau pada waktu transaksi itu dilakukan.

  • Automatically Synchronize Transactions to Accurate on Register Shift Closing : Jika Anda memilih jenis ini, maka sinkronisasi transaksi penjualan akan dilakukan pada saat shift register ditutup.

  • Sync on Scheduled Time : Jika Anda memilih jenis ini, maka sinkronisasi transaksi penjualan akan dilakukan pada jam tertentu yang dapat Anda tentukan.

Transfer Sync

Anda dapat melakukan pengaturan jadwal sinkronisasi untuk transfer dari outlet ke outlet / gudang dan stock opname yang dilakukan melalui iSeller dengan tombol Enable automatic transfer synchronization.

Jika diaktifkan, maka setiap transfer dari outlet ke outlet dan stock opname yang dilakukan melalui iSeller akan tersinkronisasi di Accurate sesuai pada jam tertentu yang Anda tentukan.

Jika dinonaktifkan, maka setiap transfer dari outlet ke outlet dan stock opname yang dilakukan melalui iSeller perlu disinkronisasi secara manual ke Accurate.

Notes : Untuk setiap transfer in atau pembelian barang dari supplier dilakukan melalui Accurate dan akan tersinkronisasi secara real time di iSeller baik tombol automatic transfer synchronization aktif ataupun tidak aktif.

Customer Data Mapping

Anda dapat melakukan pengaturan data pelanggan dengan menggunakan tombol Use Id in customer data as the mapping in Accurate.

Jika diaktifkan, maka ID pelanggan antara iSeller dengan Accurate akan sama.

Jika dinonaktifkan, maka ID pelanggan tersebut akan dibuat secara random oleh Accurate.

Namun, jika di iSeller Anda tidak mencantumkan nomor ID pelanggan, maka di Accurate, ID pelanggan tersebut akan dibuat secara random walaupun tombol tersebut sudah diaktifkan.

Gambar diatas adalah contoh data pelanggan yang tercatat di Accurate. Elon Mask dan Steve Jobs memiliki ID yang random, sementara Mark Zuckeberg memiliki ID yang sesuai dengan yang ada di iSeller.

Notes : Anda dapat melihat daftar pelanggan yang memiliki ID dan yang tidak pada menu Customers di iSeller.

Pengecekan Data Integrasi

Terdapat dua jenis pengecekan data sinkronisasi yang terdiri dari :

Synchronization Status

Status sinkronisasi dilakukan untuk pengecekan data dari iSeller ke Accurate seperti (Transfer Outlet ke Outlet, Stock Opname, dan Transaksi Penjualan).

Untuk proses intergrasi secara lengkapnya, silahkan pilih View Details. Akan muncul rinciannya seperti gambar berikut.

Status berhasil atau gagalnya proses sinkronisasi dapat dilihat pada kolom status. Jika Success, maka sinkronisasi berhasil. Jika Failed, maka sinkronisasi gagal.

Jika sinkronisasi gagal, maka silahkan pilih ikon tanda seru pada kolom action sinkronisasi yg gagal.

Kemudian, Anda akan mengetahui alasan gagalnya proses sinkronisasi seperti gambar berikut.

Gambar diatas menunjukan bahwa proses transfer out atau transfer outlet ke outlet belum dilakukan sinkronisasi sebelumnya sehingga Anda perlu melakukan perbaikan terlebih dahulu.

Jika sudah melakukan perbaikan, lakukan refresh sinkronisasi.

Status sinkronisasi pun akan berubah menjadi success.

Notes : Setiap melakukan sinkronisasi harus dilakukan dari yang paling bawah atau paling awal supaya proses sinkronisasi tidak mengalami resiko kegagalan.

Webhook Log

Status sinkronisasi dilakukan untuk pengecekan data dari Accurate ke iSeller seperti (Purchase Order atau Pembelian Barang dari Supplier).

Jika terdapat error atau gagal tersinkronisasi, maka silahkan pilih bagian view details. Akan muncul rinciannya seperti gambar berikut.

Status berhasil atau gagalnya proses sinkronisasi dapat dilihat pada kolom status. Jika Success, maka sinkronisasi berhasil. Jika Failed, maka sinkronisasi gagal.

Jika sinkronisasi gagal, maka silahkan pilih ikon tanda seru pada kolom action sinkronisasi yg gagal.

Kemudian, Anda akan mengetahui alasan gagalnya proses sinkronisasi seperti gambar berikut.

Gambar diatas menunjukan bahwa produk tidak memiliki SKU sehingga Anda perlu melakukan perbaikan terlebih dahulu.

Jika sudah melakukan perbaikan, lakukan refresh sinkronisasi.

Status sinkronisasi pun aka berubah menjadi success.

Notes : Setiap melakukan sinkronisasi harus dilakukan dari yang paling bawah atau paling awal supaya proses sinkronisasi tidak mengalami resiko kegagalan.

Penjelasan terkait Sinkronisasi dan Pengecekan Data antara iSeller dengan Accurate sudah selesai. Selanjutnya, Anda dapat mempelajari artikel Proses Bisnis antara iSeller dengan Accurate.

Untuk lebih memahami Sinkronisasi dan Pengecekan Data antara iSeller dengan Accurate. Anda dapat melihat video di bawah ini.

Apakah Anda menemukan jawaban?