Ada 2 cara untuk menautkan Listing ke Produk yaitu dengan menyesuaikan SKU secara otomatis dan bisa juga di atur secara manual.

Fungsi utama dari menautkan listing ke produk adalah untuk sinkronisasi inventaris secara otomatis.

Menautkan Listing secara Otomatis

Silahkan ikuti langkah-langkah berikut untuk menautkan listing ke produk Anda secara otomatis.

Langkah 1: Pada saat Anda membuat Listing, silahkan pilih SKU yang ingin dihubungkan secara otomatis dengan klik logo kaca pembesar pada kolom yang sudah ditandai seperti gambar di bawah ini.

Langkah 2: Kemudian akan muncul daftar SKU yang ada pada toko Anda dan pilih salah satu untuk ditautkan ke listing yang ingin Anda buat.

Langkah 3: Lalu, iSeller akan menarik informasi produk (deskripsi, harga, gambar, dll.) dari daftar produk Anda.

Setelah itu, listing sudah terhubung secara otomatis ke produk dengan SKU yang sama.

Menautkan Listing secara Manual

Fungsionalitas penautan secara manual di iSeller sudah efisien, meskipun SKU tidak cocok antara listingan dan inventaris, listingan dapat ditautkan secara manual ke inventaris, dengan cepat dan sederhana.

Untuk menautkan listing ke produk secara manual, silahkan ikuti langkah-langkah berikut.

Langkah 1: Pilih salah satu produk yang ingin Anda buat listing seperti gambar di bawah ini.

Lalu, silahkan switch on pada kolom integrasi Food Delivery dan Marketplaces yang sudah tersedia.

Langkah 2: Setelah Anda switch on dan kemudian simpan, maka pembuatan listing sukses dengan status Draft.

Kemudian, silahkan klik logo pensil untuk langsung diarahkan ke menu listing untuk menpublikasikan listing Anda.

Langkah 3: Setelah Anda diarahkan ke menu listing, silahkan klik tombol Simpan dan Publikasi untuk mempublikasikan ke platform Food Delivery atau Marketplaces Anda dan status listing Anda akan menjadi Published.

Setelah Anda sudah mempelajari cara menautkan listing ke produk secara otomatis maupun manual, silahkan baca artikel Sinkronisasi Inventaris untuk mempelajari hasil dari konsep menautkan listing ini dan membuat sinkronisasi inventaris yang terotomatisasi.

Apakah Anda menemukan jawaban?