Dropship adalah sistem penjual dimana pelanggan Anda menjual kembali produk yang mereka beli di toko online Anda, tetapi Anda yang akan mengirimkan produk tersebut langsung ke pembeli atas nama dan alamat pelanggan Anda.

Untuk mengaktifkan pengaturan dropship, silakan buka Sales Channel > Toko Online. Scroll ke bawah ke panel Konfigurasi Toko, lalu aktifkan fitur Pengaturan Pengaktifkan Dropshipper di bagian Preferensi Dropshipper.

Pada fitur alamat label asal pengiriman, Anda bisa mengatur alamat pengirim yang tertera pada label pengiriman. Ada 2 jenis alamat yang dapat Anda gunakan yaitu:

  • Alamat Gudang: Menampilkan nama kontak dan alamat pengiriman yang Anda daftarkan pada pengaturan alamat kirim.
  • Alamat Dropshipper: Menampilkan alamat pelanggan yang melakukan dropship.

Memilih Pelanggan sebagai Dropshipper

iSeller menyediakan fitur dimana Anda dapat memilih satu per satu siapa saja yang dapat menjadi dropshipper di toko online Anda. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah instruksikan dropshipper Anda untuk mendaftar pada toko online iSeller yang Anda miliki sebagai pelanggan biasa.

Setelah sudah mendaftar pada toko online Anda, silakan buka menu Pelanggan untuk memilih pelanggan yang akan dijadikan dropshipper.

Lalu klik nama pelanggan yang ingin Anda jadikan dropshipper dan aktifkan fitur Ijinkan Pelanggan Sebagai Dropshipper.

Tekan Simpan pada pojok kanan atas untuk menyelesaikan.

Proses Pembelian oleh Dropshipper

Setelah pelanggan diijinkan menjadi dropshipper, pelanggan yang bersangkutan dapat melakukan dropship di toko online Anda. Untuk melakukannya, pelanggan harus Masuk / Login terlebih dahulu.

Lalu dropshipper harus mengatur alamat yang akan digunakan sebagai alamat pengirim ketika mereka melakukan dropship (tergantung pengaturan Alamat Asal Label Pengiriman).

Untuk mengatur alamat asal untuk dropshipper, dropshipper dapat membuka halaman Rincian Akun. Lalu klik alamat pengiriman baru pada bagian yang sudah ditandai di bawah ini.

Selanjutnya dropshipper bisa mengisi data-data alamat yang ingin didaftarkan lalu klik tombol Simpan untuk menyelesaikan pengaturan alamat pelanggan.

Pelanggan / dropshipper dalam hal ini juga bisa menambahkan lebih dari 1 alamat. Sebagai contoh alamat rumah untuk pembelian reguler dan alamat toko untuk dropship. Alamat yang default akan digunakan sebagai alamat asal pengiriman.

Untuk melakukan dropship, dropshipper harus mengisi data New Dropship Address. Jika dropshipper memilih pengisian data pada alamat baru, maka pesanan tersebut akan dianggap sebagai transaksi biasa.

Pada bagian ini, dropshipper bisa memasukkan data alamat pembeli mereka.

Sebagai contoh, Emelie River akan menjual kembali Silver Leaf Hair Piece kepada Jessica Rowe. Maka Emelie bisa memasukkan alamat Jessica pada bagian New Dropship Address. Lalu klik Lanjut untuk melanjutkan proses.

Jika dropshipper belum memasukkan alamatnya pada Rincian Akun, dropshipper akan diminta untuk memasukan alamat di halaman checkout seperti gambar di bawah ini. Jika sudah ada minimal 1 alamat yang terdaftar pada dropshipper tersebut, maka menu alamat ini tidak akan muncul dan dapat dilewatkan.

Selanjutnya dropshipper bisa melanjutkan proses checkout seperti biasa, dan membayar pesanan. Pelanggan dapat melihat status pesanan mereka pada Rincian Akun > Pemesanan.

Pencetakan Label Pengiriman

Ketika dropshipper sudah menyelesaikan pembayaran, Anda dapat langsung melakukan pemenuhan (fulfillment) pada menu pesanan seperti biasa.

Saat Anda mencetak label pengiriman, nama dan alamat pengirim yang muncul tergantung dari pengaturan label pengiriman. Dalam contoh ini, pengaturan label pengiriman dipasang sebagai Alamat Dropshipper sehingga informasi pengirim adalah informasi dropshipper.

Apakah Anda menemukan jawaban?